Category Kanonik

Digital Humanities in Tafsir Studies: Ringkasan Presentasi Akif Koc tentang Kajian Sanad di Tafsir Ṭabarī

Oleh: Mu’ammar Zayn Qadafy   Digital Humanities dalam Studi Islam Kalau ada satu hal yang paling saya ingat dari presentasi Mehmed Akif Koc dalam “Studium Generale on al-Ṭabarī (d. 310/923), Revisited” pada hari rabu (5 April 2023) adalah pemakaian data-data…

Read MoreDigital Humanities in Tafsir Studies: Ringkasan Presentasi Akif Koc tentang Kajian Sanad di Tafsir Ṭabarī
Studium Generale, Tabari, Revisited

Cinta yang abadi: Menantang “kesetiaan” Mehmet Akif Koç terhadap Ṭabarī

Oleh: Ahmad Mughzi Abdillah Mehmet Akif Koç adalah seorang cendekiawan Turki yang melakukan kajian mendalam mengenai kajian isnad dalam khasanah tafsir klasik. Sayangnya, Koç tidak banyak dikenal oleh sarjana Indonesia lantaran keterbatasan mereka dalam mengakses bahasa Turki. Dengan diterbitkannya İsnad…

Read MoreCinta yang abadi: Menantang “kesetiaan” Mehmet Akif Koç terhadap Ṭabarī
Studium General IAT UIN Jogja on Saleh vs Koc

Bagaimana Jika Kita Selama Ini Salah Memahami al-Ṭabarī (d. 310/ 923)?: Sebuah Kajian Makro-Tekstual

Oleh: Mu’ammar Zayn Qadafy Setelah menerbitkan The Formation of Classical Tradition pada 2013, Walid Saleh mengembangkan tesisnya tentang terlalu diglorifikasinya al-Ṭabarī dalam historiografi tafsir modern. Catat bahwa dalam bukunya di atas, Saleh mengusung al-Thaʿlabī (w. 427/1036) sebagai maestro tafsir ensiklopedis…

Read MoreBagaimana Jika Kita Selama Ini Salah Memahami al-Ṭabarī (d. 310/ 923)?: Sebuah Kajian Makro-Tekstual

Potret Riwayat-Riwayat dalam Tafsir al-Tâbari (Reveiw as-Syafawi wal maktȗb fi khitâb at-Tafsír al-Thabârí karya Bassam al-Jamal)

Oleh: Nailul Wirdah Tafsir al-Tabari (W. 310 H/ 922 M) merupakan kitab tafsir pertama yang terbukukan dalam sejarah keilmuan Islam. Salah satu keistimewaan kitab tafsir ini adalah kemampuannya dalam mengakomodir hampir seluruh riwayat para sahabat dan, juga tabi’in. Bassam Jamal…

Read MorePotret Riwayat-Riwayat dalam Tafsir al-Tâbari (Reveiw as-Syafawi wal maktȗb fi khitâb at-Tafsír al-Thabârí karya Bassam al-Jamal)

Terjemahan Harfiyyah dan Tafsiriyyah Yang Dinilai Utopis

Oleh: I’syatul Luthfi   “Klasifikasi antara harfiyyah dan ma’nawiyyah bukanlah klasifikasi yang operatif sebagai perangkat analisis sebuah terjemahan” (h. 183)   Pernyataan di atas adalah posisi intelektual Fadhli Lukman (UIN Sunan Kaljaga) dalam memahami teori terjemahan Al-Qur’an. Pernyataan Fadhli terbilang…

Read MoreTerjemahan Harfiyyah dan Tafsiriyyah Yang Dinilai Utopis

Polemik Penerimaan Hermeneutika Barat Pada Kesarjanaan Timur (Review Artikel Sahiron Syamsuddin)

Oleh: Alif Jabal Kurdi  Hermeneutika masih menjadi salah satu topik yang memancing kontroversi. Permasalahan sisi origin serta ketepatannya jika diaplikasikan dalam penafsiran al-Qur’an masih menjadi persoalan. Alasan tersebut setidaknya masih memberikan kesan yang cukup membekas dalam ruang-ruang diskusi akademik yang…

Read MorePolemik Penerimaan Hermeneutika Barat Pada Kesarjanaan Timur (Review Artikel Sahiron Syamsuddin)

Perantara Wahyu: Jibril, Ruh Kudus atau Ruh Amin?

Oleh: Mun’im Sirry Walaupun ada semacam kesepakatan di kalangan mufassirun, Sunni dan Syi’ah, bahwa al-Qur’an diwahyukan kepada Nabi Muhammad melalui perantaraan Jibril, ayat-ayat al-Qur’an memperlihatkan persoalan lebih kompleks dari yang umumnya dipersepsikan. Saya menyebut “semacam kesepakatan,” karena walaupun para mufassirun…

Read MorePerantara Wahyu: Jibril, Ruh Kudus atau Ruh Amin?
Asrul Syam, Historiografi Tafsir

Dipertanyakannya Posisi “al-Tafsīr wa al-Mufassirūn” Sebagai Sumber Utama Historiografi Tafsir

Oleh: Asrul Syam Pemikiran-pemikiran Walid Saleh (Toronto) secara eksplisit sudah beberapa kali diulas dan dipublikasikan di StudiTafsir. Ulasan-ulasan tersebut antara lain oleh Mu’ammar Zayn Qadafy (Tentang Klasifikasi Tafsīr bi-l-Maʾthūr dan bi-l-Raʾy yang Tidak lagi Fashionable), S.M Fahmi Azhar (Walid Saleh…

Read MoreDipertanyakannya Posisi “al-Tafsīr wa al-Mufassirūn” Sebagai Sumber Utama Historiografi Tafsir

Realita Kajian Studi Living Quran: interview bersama Ahmad Rafiq

Kami berbincang-bincang dengan Ahmad Rafiq, seorang intelektual yang dianggap trend-setter kajian Living Qur’an (selanjutnya ditulis LQ) di Indonesia, berkaitan dengan artikel terbarunya tentang fondasi epistemologis term ini dan hubungannya dengan status terkini kajian ini di Indonesia. StudiTafsir (ST)           : Fenomena…

Read MoreRealita Kajian Studi Living Quran: interview bersama Ahmad Rafiq
Andalusia, Golden Age

Tafsir Kronologis dan Perkembangan Ulūm al-Qurʾān: Review Tulisan Mu’ammar Zayn Qadafy Tentang Ibn ʿAṭīyah (w. 1146)

Oleh: Annas Rolli Muchlisin   Artikel terbaru Mu’ammar Zayn Qadafy (Ngawi) yang baru saja terbit di Australian Journal of Islamic Studies 6, no. 4 (2021) layak disambut dengan diskusi hangat dan saling bertukar pikiran (idea exchange). Penemuannya akan adanya kesadaran…

Read MoreTafsir Kronologis dan Perkembangan Ulūm al-Qurʾān: Review Tulisan Mu’ammar Zayn Qadafy Tentang Ibn ʿAṭīyah (w. 1146)