Category tokoh

Membela Orientalisme (Percakapan Daneshgar dan Empat Reviewer Karyanya)

Membela Orientalisme (Percakapan Daneshgar dan Empat Reviewer Karyanya)

Oleh: Mu’ammar Zayn Qadafy Daneshgar tidak sedang main-main ketika melempar klaim bahwa kajian Keislaman di akademi Muslim cenderung sektarian, apologetik, teologis, dogmatik, defensif, deskriptif, anti-kritik, irshādik dan normatif (baca review atas bukunya berjudul Studying the Qur’an in Muslim Academy di sini).…

Read MoreMembela Orientalisme (Percakapan Daneshgar dan Empat Reviewer Karyanya)

Potret Riwayat-Riwayat dalam Tafsir al-Tâbari (Reveiw as-Syafawi wal maktȗb fi khitâb at-Tafsír al-Thabârí karya Bassam al-Jamal)

Oleh: Nailul Wirdah Tafsir al-Tabari (W. 310 H/ 922 M) merupakan kitab tafsir pertama yang terbukukan dalam sejarah keilmuan Islam. Salah satu keistimewaan kitab tafsir ini adalah kemampuannya dalam mengakomodir hampir seluruh riwayat para sahabat dan, juga tabi’in. Bassam Jamal…

Read MorePotret Riwayat-Riwayat dalam Tafsir al-Tâbari (Reveiw as-Syafawi wal maktȗb fi khitâb at-Tafsír al-Thabârí karya Bassam al-Jamal)

Muḥammad Jawwād Mughniyah, Sang Mufassir-Cum-Pilsuf (1)

Oleh: Achmad Fauzan  Muḥammad Jawwād Mughniyah (1904-1979 M) merupakan tokoh Syi’ah Imamiyah Iṡnā ‘Asyariyyah yang kelahirannya sezaman dengan dua tokoh Syi’ah lainnya: Ayatullah Khomeini (1902-1989 M), dan Ḥusayn al-Ṭabaṭabā’ī (1904-1981 M). Terdapat beberapa persamaan antara Jawwād dan Ṭabaṭabā’ī: mereka berdua…

Read MoreMuḥammad Jawwād Mughniyah, Sang Mufassir-Cum-Pilsuf (1)

Polemik Penerimaan Hermeneutika Barat Pada Kesarjanaan Timur (Review Artikel Sahiron Syamsuddin)

Oleh: Alif Jabal Kurdi  Hermeneutika masih menjadi salah satu topik yang memancing kontroversi. Permasalahan sisi origin serta ketepatannya jika diaplikasikan dalam penafsiran al-Qur’an masih menjadi persoalan. Alasan tersebut setidaknya masih memberikan kesan yang cukup membekas dalam ruang-ruang diskusi akademik yang…

Read MorePolemik Penerimaan Hermeneutika Barat Pada Kesarjanaan Timur (Review Artikel Sahiron Syamsuddin)

Dilema Kepakaran Muqatil bin Sulayman (w. 150 H/767 M) dalam Ilmu Tafsir

Oleh: Ahmad Mushawwir Nama Muqātil bin Sulayman (w. 150 H/767 M) bukanlah nama asing di dalam teradisi keilmuan Islam. Setidaknya menyebut nama Muqātil–sebagaimana ditulis Fawaidur Ramdhani dalam “Kredibilitas Muqātil Bin Sulaymān dalam Periwayatan Isrā’īliyyāt–akan memperkenalkan kita pada julukan-julukan yang diciptakan…

Read MoreDilema Kepakaran Muqatil bin Sulayman (w. 150 H/767 M) dalam Ilmu Tafsir