Tag Muammar Zayn Qadafy

Reartikulasi Dogmatik al-Qur'an atas Konsep-Konsep Inti dalam Injil Aramaik: Review Buku Emran El-Badawi

Reartikulasi Dogmatik al-Qur’an atas Konsep-Konsep Inti dalam Injil Aramaik: Review Buku Emran El-Badawi

Oleh: Mu’ammar Zayn Qadafy Buku Christoph Luxenberg berjudul Die Syro-aramäische Lesart des Koran (terbit 2000) secara ‘membabi-buta‘ mengelaborasi tesis tentang dialog al-Qur’an dengan Kitab Suci Agama-Agama kuno. Disebut demikian, karena si penulis dengan pd-nya mengklaim bahwa al-Qur’an tidak ditulis dalam…

Read More
Asrul Syam, Historiografi Tafsir

Dipertanyakannya Posisi “al-Tafsīr wa al-Mufassirūn” Sebagai Sumber Utama Historiografi Tafsir

Oleh: Asrul Syam Pemikiran-pemikiran Walid Saleh (Toronto) secara eksplisit sudah beberapa kali diulas dan dipublikasikan di StudiTafsir. Ulasan-ulasan tersebut antara lain oleh Mu’ammar Zayn Qadafy (Tentang Klasifikasi Tafsīr bi-l-Maʾthūr dan bi-l-Raʾy yang Tidak lagi Fashionable), S.M Fahmi Azhar (Walid Saleh…

Read More
Andalusia, Golden Age

Tafsir Kronologis dan Perkembangan Ulūm al-Qurʾān: Review Tulisan Mu’ammar Zayn Qadafy Tentang Ibn ʿAṭīyah (w. 1146)

Oleh: Annas Rolli Muchlisin   Artikel terbaru Mu’ammar Zayn Qadafy (Ngawi) yang baru saja terbit di Australian Journal of Islamic Studies 6, no. 4 (2021) layak disambut dengan diskusi hangat dan saling bertukar pikiran (idea exchange). Penemuannya akan adanya kesadaran…

Read More
Naskh in EQ vs IEQ, Muammar Zayn Qadafy

Ngawi (30 Oktober 2021), Naskh dalam EQ dan IEQ

“Salah satu cara Timur merespon semaraknya orkestra Barat di belantika studi Qur’an dan Tafsir kontemporer adalah lewat “Integrated (or Islamic) Encyclopaedia of the Qur’an” (IEQ). Proyek ambisius yang digawangi akademik gaek asal Pakistan, Muzaffar Iqbal, ini secara terang-terangan ingin meruntuhkan…

Read More
العربية AR English EN Bahasa Indonesia ID