Category Kolom

Kolom#29

Oleh: Achmad Mughzi Abdillah   Tiga pekan menjelang perhelatan Graduate Student Conference on Islam and Muslim Societies (STREAMS) di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Fakultas Studi Islam mengadakan kegiatan public lecture bertajuk “Fakhr al-Dīn al-Rāzī’s Philosophical Project” yang disampaikan oleh…

Kolom #28

Oleh: Mu’ammar Zayn Qadafy   Kritik Syamil Basayif Dalam reviewnya tentang artikel saya berjudul “Just a Philomath, not a Polymath”, Syamil Basayif melontarkan beberapa catatan yang menarik. Basayif menyebut kritik saya tentang fenomena academic echolalia hanya cocok untuk kajian berbasis teks,…

Kolom #27

Oleh: Annas Rolli Muchlisin   Saya sangat menikmati ulasan terbaru mas Mu’ammar tentang oleh-oleh intelektualnya dari Ankara. Perbincangannya dengan akademisi studi Tafsir tersohor di Turki, Prof. Mehmed Akif Koc, membuka ruang “muhasabah” dan “kesadaran” bahwa kajian kita masih jauh tertinggal,…

Kolom #26

Alif Jabal Kurdi, Akankah?

Oleh: Alif Jabal Kurdi   “Oleh-oleh dari Ankara” menjadi serial “Oleh-Oleh” ketiga Mu’ammar Zayn Qadafy, setelah sebelumnya ia menulis dwilogi “Oleh-Oleh dari Berlin 1 & 2”. Melalui dua tulisan “ringan” yang cukup dipenuhi satire itu, Mas Mu’ammar, begitu saya kerap…

Kolom #25

Kajian Linguistik Arab yang mendang-mending

Oleh: Mu’ammar Zayn Qadafy   Terhenyak di Ankara Kesan baik yang saya dapatkan dari Turki tidak hanya soal kekayaan sejarah dan kulinernya, melainkan juga soal kajian akademik dalam bidang studi Qur’an dan Tafsir yang saya tekuni.  Dua tahun lalu, pasca…

Kolom #24

Oleh: Mu’ammar Zayn Qadafy   Terbuai dengan Salah Satu Makna Ummah Wasaṭ dalam Tafsir Q. 2: 143 Tulisan ini tidak sedang menyoal diusungnya jargon Islam wasaṭīyah sebagai model keberislaman umat Islam di Indonesia yang digadang-gadang mampu menjadi alternatif di tengah…

Kolom #23

Rijal Ali, Tafsir Tematis di Ujung Tanduk

Oleh: Rijal Ali (Mahasiswa Magister IAT, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)   Belakangan ini, tafsir tematik mendapat sorotan yang tajam. Serangakaian event tidak luput mengangkat tema tafsir tematik sebagai tema utama acara. Dalam perhelatan AIAT 2024 di Kediri beberapa waktu yang…

Kolom #22

Oleh: Mu’ammar Zayn Qadafy   Hegemoni Tafsir Tematik-Kontekstual Penelitian Al-Qur’an dan Tafsir berbasis surah belum mendapatkan perhatian yang signifikan dari para pengkaji Al-Qur’an dan Tafsir di Indonesia, khususnya yang terafilisiasi ke dalam Perguruan Tinggi Agama Islam. Salah satu alasannya adalah…

Kolom #21

Oleh: Mu’ammar Zayn Qadafy   Tren riset studi al-Qur’an di Eropa, selain bisa dilihat dari sebaran keahlian Professor dan staf pengajar di jurusan Studi Islamnya, juga bisa dipetakan dari keberadaan megariset-megariset yang salah satunya didanai oleh European Research Council (disingkat…

Kolom #18

Terjemah Interlinear al-Qur’an di Melayu-Indonesia: dari JC Lobherz ke RM Feener (Bag.2) Oleh: Muhammad Dluha Lutfillah   Kontribusi Wilson ini sejak dalam judul telah menyebutkan penekanan pada bahasa- bahasa “Islamicate”.  Agaknya untuk memberi permakluman pada judul tersebut, Wilson mengatakan “Muslim activity…

Kolom #17

Muhammad Dluha Lutfillah, State of the Art Interlenear Translation of the Quran

Oleh: Muhammad Dluha Lutfillah Where it all begins Umberto Eco (1932-2016) pernah dengan cukup marah menyampaikan tuntutannya agar kajian terjemahan memperhatikan hal-hal kecil sekalipun dan memberi detail penjelasan sebanyak mungkin, seperti yang George Steiner (Chicago, 1929-2020) lakukan dalam After Babel:…

Kolom #16

Oleh: Ali Imron   Beberapa waktu lalu, dalam sebuah forum, saya diminta menemui para siswa yang didampingi beberapa guru dari sebuah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di Jawa Timur yang berkunjung ke Ushuluddin UIN Yogyakarta. Mereka adalah siswa kelas XII yang…