Category Review

Review #53

Mendaur Ulang Ibn Taymiyyah

Oleh: Mu’ammar Zayn Qadafy   Artikel Younus Mirza (Georgetown University) ini melanjutkan episode pelacakan fragmen tertentu sejarah intelektual Islam melalui peran para editor buku di era modern, sebuah usaha yang belakangan mengkristal lewat karya-karya para orientalis seperti Ahmed el-Shamsy (lihat…

Review #52

Oleh: Sherly Dwi Agustin   Pieter Coppens dalam karyanya yang berjudul Did Modernity End Polyvalence? Some Observations on Tolance for Ambiguity in Sunni Tafsīr menyajikan cara baru dalam kajian sejarah tafsīr. ia berangkat dari konsepsi popular bahwa budaya-budaya Islam secara…

Review #51

Oleh: Taufik Rahman   Al-Qur’an dan Bible dalam lensa kajian tradisional acap dinyatakan sebagai dua corpus yang saling berbenturan. Di antara argumen yang mewarnai perdebatan tersebut adalah adanya anggapan bahwa Al-Quran telah menghapus keberadaan Bible, di samping pendapat lainnya yang…

Review #50

Oleh: Annas Rolli Muchlisin Dalam jilid terakhir buku al-Fashl fi al-Milal wa al-Ahwa wa al-Nihal, Ibn Hazm (w. 1064) menyuguhkan satu bab khusus seputar kenabian perempuan (nubuwwah al-nisā’). Ia merekam bahwa tema tersebut telah memicu kontroversi dan perbincangan luas di…

Review #49

Oleh: Matsna Afwi Nadia   Tulisan ini lahir dari gagasan Ahmad Baidowi tentang ayat-ayat anti kekerasan dalam Al-Qur’an yang dimuat dalam artikelnya dengan judul “Promoting Qur’anic Verses That Reject Violence”. Pembahasan atas tema tersebut berkaitan dengan isu pelemahan identitas Islam…

Review #48

Studium Generale, Tabari, Revisited

Oleh: Ahmad Mughzi Abdillah Mehmet Akif Koç adalah seorang cendekiawan Turki yang melakukan kajian mendalam mengenai kajian isnad dalam khasanah tafsir klasik. Sayangnya, Koç tidak banyak dikenal oleh sarjana Indonesia lantaran keterbatasan mereka dalam mengakses bahasa Turki. Dengan diterbitkannya İsnad…

Review #47

Studium General IAT UIN Jogja on Saleh vs Koc

Oleh: Mu’ammar Zayn Qadafy Setelah menerbitkan The Formation of Classical Tradition pada 2013, Walid Saleh mengembangkan tesisnya tentang terlalu diglorifikasinya al-Ṭabarī dalam historiografi tafsir modern. Catat bahwa dalam bukunya di atas, Saleh mengusung al-Thaʿlabī (w. 427/1036) sebagai maestro tafsir ensiklopedis…

Review #46

Oleh: Zulkarnaen   Artikel yang sedang diriviu ini mengurai perkembangan syurut al-mufassir (selanjutnya akan ditulis: SM) dari era klasik hingga era modern-kontemporer. Uraian yang tersaji ini dalam rangka mencari jawaban apakah SM merupakan sesuatu yang normatif atau sesuatu yang dapat…

Review #45

Oleh: Muhammad Akmaluddin (Dosen ILHA, Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)   Sejarah penulisan hadis adalah topik diskusi yang masih hangat hingga sekarang. Para pengkaji hadis di Barat menaruh perhatian lebih pada bagaimana hadis mulai ditulis pada…

Review #44

Dongeng Jalan Tengah

Oleh: Mu’ammar Zayn Qadafy   Awal Mula Sejak pertama diperkenalkan, isu “asal-usul” agama Islam (Islamic origins) telah melahirkan tensi berkepanjangan antara pendukung dan penyanggahnya. Golongan skeptis (biasa disebut juga “revisonis”) tanpa ragu menyebut bahwa segala hal yang kita ketahui tentang…

Review #43

Oleh: Moh. Jamalul lail Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir – UIN Walisongo Semarang Tumbuh suburnya produk Terjemah Al-Qur’an di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan seberapa banyak genre karya ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Menurut Riddell (Melbourne, Australia), upaya penerjemahan Al-Qur’an…

Review #42 – Politik Terjemahan Al-Qur’an

Oleh: Jajang Arohmana Fadhli Lukman, The Official Indonesian Qur’ān Translation: The History and Politics of Al-Qur’an dan Terjemahnya, Cambridge, UK: Open Book Publishers, 2022. Bulan Oktober tahun ini merupakan saat membahagiakan bagi Mas Fadhli, karena buku yang berasal dari disertasinya…