Category Review Artikel

Karakteristik Surat-Surat Madaniyyah dan Ambisi Nicolai Sinai Merekonstruksi Inner-Qur’anic Chronology

Nicolai Sinai, Unlocking the Medinan Quran

Oleh: Mu’ammar Zayn Qadafy   Meneruskan keyakinan mereka tentang kemungkinan menyusun al-Qur’an secara kronologis tanpa bantuan materi-materi Asbāb al-Nuzūl yang dianggap bagian dari post-extra Qur’anic hagiography, Sinai dan kolega-koleganya beranjak lebih jauh dengan mengidentifikasi karakteristik dari apa yang dipercayai secara tradisional…

Read MoreKarakteristik Surat-Surat Madaniyyah dan Ambisi Nicolai Sinai Merekonstruksi Inner-Qur’anic Chronology

Membela Orientalisme (Percakapan Daneshgar dan Empat Reviewer Karyanya)

Membela Orientalisme (Percakapan Daneshgar dan Empat Reviewer Karyanya)

Oleh: Mu’ammar Zayn Qadafy Daneshgar tidak sedang main-main ketika melempar klaim bahwa kajian Keislaman di akademi Muslim cenderung sektarian, apologetik, teologis, dogmatik, defensif, deskriptif, anti-kritik, irshādik dan normatif (baca review atas bukunya berjudul Studying the Qur’an in Muslim Academy di sini).…

Read MoreMembela Orientalisme (Percakapan Daneshgar dan Empat Reviewer Karyanya)

Mendaur Ulang “Muqaddimah” Ibn Taymiyyah (1263-1328): Review Artikel Younus Mirza

Mendaur Ulang Ibn Taymiyyah

Oleh: Mu’ammar Zayn Qadafy   Artikel Younus Mirza (Georgetown University) ini melanjutkan episode pelacakan fragmen tertentu sejarah intelektual Islam melalui peran para editor buku di era modern, sebuah usaha yang belakangan mengkristal lewat karya-karya para orientalis seperti Ahmed el-Shamsy (lihat…

Read MoreMendaur Ulang “Muqaddimah” Ibn Taymiyyah (1263-1328): Review Artikel Younus Mirza

Pergeseran Polivalensi-Monovalensi dalam Sejarah Tafsīr: Review Artikel Pieter Coppens.

Oleh: Sherly Dwi Agustin Pieter Coppens dalam karyanya yang berjudul Did Modernity End Polyvalence? Some Observations on Tolance for Ambiguity in Sunni Tafsīr menyajikan cara baru dalam kajian sejarah tafsīr. ia berangkat dari konsepsi popular bahwa budaya-budaya Islam secara historis…

Read MorePergeseran Polivalensi-Monovalensi dalam Sejarah Tafsīr: Review Artikel Pieter Coppens.

UPAYA MENGAKTUALISASIKAN AYAT-AYAT ANTI KEKERASAN DALAM AL-QUR’AN (Review Artikel Ahmad Baidowi)

Oleh: Matsna Afwi Nadia   Tulisan ini lahir dari gagasan Ahmad Baidowi tentang ayat-ayat anti kekerasan dalam Al-Qur’an yang dimuat dalam artikelnya dengan judul “Promoting Qur’anic Verses That Reject Violence”. Pembahasan atas tema tersebut berkaitan dengan isu pelemahan identitas Islam…

Read MoreUPAYA MENGAKTUALISASIKAN AYAT-AYAT ANTI KEKERASAN DALAM AL-QUR’AN (Review Artikel Ahmad Baidowi)

Cinta yang abadi: Menantang “kesetiaan” Mehmet Akif Koç terhadap Ṭabarī

Studium Generale, Tabari, Revisited

Oleh: Ahmad Mughzi Abdillah Mehmet Akif Koç adalah seorang cendekiawan Turki yang melakukan kajian mendalam mengenai kajian isnad dalam khasanah tafsir klasik. Sayangnya, Koç tidak banyak dikenal oleh sarjana Indonesia lantaran keterbatasan mereka dalam mengakses bahasa Turki. Dengan diterbitkannya İsnad…

Read MoreCinta yang abadi: Menantang “kesetiaan” Mehmet Akif Koç terhadap Ṭabarī

Bagaimana Jika Kita Selama Ini Salah Memahami al-Ṭabarī (d. 310/ 923)?: Sebuah Kajian Makro-Tekstual

Studium General IAT UIN Jogja on Saleh vs Koc

Oleh: Mu’ammar Zayn Qadafy Setelah menerbitkan The Formation of Classical Tradition pada 2013, Walid Saleh mengembangkan tesisnya tentang terlalu diglorifikasinya al-Ṭabarī dalam historiografi tafsir modern. Catat bahwa dalam bukunya di atas, Saleh mengusung al-Thaʿlabī (w. 427/1036) sebagai maestro tafsir ensiklopedis…

Read MoreBagaimana Jika Kita Selama Ini Salah Memahami al-Ṭabarī (d. 310/ 923)?: Sebuah Kajian Makro-Tekstual
Unknown