Kolom #23

Rijal Ali, Tafsir Tematis di Ujung Tanduk

Oleh: Rijal Ali (Mahasiswa Magister IAT, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta)   Belakangan ini, tafsir tematik mendapat sorotan yang tajam. Serangakaian event tidak luput mengangkat tema tafsir tematik sebagai tema utama acara. Dalam perhelatan AIAT 2024 di Kediri beberapa waktu yang…

Review #62

Oleh: Izatul Muhidah   Tulisan yang sedang di-review ini adalah hasil kajian Fejrian Yazdajird Iwanebel terhadap gelombang perkembangan tafsir tematik di Indonesia, yang dibahas dalam artikel  berjudul “Genealogi dan Tipologi Tafsir Maudhū’ī di Indonesia” dalam buku yang diterbitkan AIAT se-Indonesia…

Kolom #22

Oleh: Mu’ammar Zayn Qadafy   Hegemoni Tafsir Tematik-Kontekstual Penelitian Al-Qur’an dan Tafsir berbasis surah belum mendapatkan perhatian yang signifikan dari para pengkaji Al-Qur’an dan Tafsir di Indonesia, khususnya yang terafilisiasi ke dalam Perguruan Tinggi Agama Islam. Salah satu alasannya adalah…

Review #61

Obsesi Merevisi al-Quran, Husnul Khotim

Oleh: Khusnul Khotim   Al-Qur’an disepakati oleh umat muslim sebagai sebuah teks yang bersifat qaṭ’ī al-tsubūt, yakni keberadaan Al-Qur’an saat ini sama persis dengan yang ada pada masa nabi dan terjaga dari pengurangan suatu apapun. Namun di sisi lain, banyak…

Review #60

Oleh: Abd. Muhaimin   Saya ingin memulai tulisan ini dengan sebuah pertanyaan yang saya ajukan ke diri saya sendiri: Mengapa saya selama ini melihat Islam dan Barat seperti dua entitas yang dipisahkan oleh satu tembok raksasa? Seakan keduanya tidak bisa…

Kolom #21

Oleh: Mu’ammar Zayn Qadafy   Tren riset studi al-Qur’an di Eropa, selain bisa dilihat dari sebaran keahlian Professor dan staf pengajar di jurusan Studi Islamnya, juga bisa dipetakan dari keberadaan megariset-megariset yang salah satunya didanai oleh European Research Council (disingkat…

Review #59

Oleh: Syamil Basyayif   Terdapat dua arus utama madzhab penafsiran al-Qur’ān di Asia Tenggara pasca abad ke-20. Pertama, madzhab tradisionalis dengan ciri khasnya mengedepankan tradisi kutip-mengutip referensi dari satu karya tafsir menuju tafsir lainnya. Madzhab ini mengkristal dalam tradisi penulisan…

Review #58

Muhammad Sapi'i Review David S. Powers

Oleh: Muhammad Sapi’i   Jika ingin melihat revisonis di masa modern ini yang gethol melakukan kajian kritis dan mempertanyakan otentisitas al-Qur’an, ia adalah David Stephan Powers (Cornell). Karya-karyanya mendapat atensi positif dari pemujanya sekaligus kritik dari lawannya. Dalam sejumlah karyanya,…

Review #57

Oleh: I’syatul Luthfi   Dua belas tahun lalu, William A. Graham (Harvard University) memunculkan sebuah teori yang cukup kontroversial. Dia menyebut bahwa istilah Qurān atau Al-Qur’ān di masa generasi awal tidak merujuk pada keseluruhan komunikasi antara Tuhan dengan nabi Muhammad, tidak sebagai…

Review #56

Karen Bauer dan Usulannya atas Emosi al-Quran

Oleh: Mu’ammar Zayn Qadafy Keterkaitan dan Ketidakterkaitan Visi Akademik Karen Bauer dengan “Mega Proyek” Nicolai Sinai Ada beberapa hal yang secara paradigmatik “mengikat” pemikiran Karen Bauer dengan Nicolai Sinai, tokoh pendekar kronologi al-Qur’an dari Pembroke College yang telah kami ulas…

Review #55

Oleh: Abd. Muhaimin   Eaton pernah menulis dalam sebuah artikel ringan berjudul “Religion and Feminism? A way to look at their relationship from an intersectional and postcolonial view,” yang terbit secara daring pada 16 Maret 2021 di laman LSE International…

Review #54

Nicolai Sinai, Unlocking the Medinan Quran

Oleh: Mu’ammar Zayn Qadafy   Meneruskan keyakinan mereka tentang kemungkinan menyusun al-Qur’an secara kronologis tanpa bantuan materi-materi Asbāb al-Nuzūl yang dianggap bagian dari post-extra Qur’anic hagiography, Sinai dan kolega-koleganya beranjak lebih jauh dengan mengidentifikasi karakteristik dari apa yang dipercayai secara tradisional…